NGORO – Dalam upaya menjembatani teori di kelas dengan praktik nyata di dunia kerja, SMK Syamsul Arifin menggelar kegiatan Kunjungan Industri ke pabrik PT Yakult Indonesia Persada yang berlokasi di Kawasan Industri Ngoro Industri Persada (NIP), Mojokerto. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa beserta guru pendamping dengan tujuan untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai proses manufaktur modern dan penerapan standar kerja industri berskala internasional.
Rombongan tiba di lokasi dan disambut hangat oleh tim Humas PT Yakult Indonesia Persada. Sebelum memasuki area produksi, para siswa menerima pemaparan materi mengenai sejarah perusahaan, filosofi kesehatan Dr. Minoru Shirota, serta manfaat konsumsi bakteri baik Lactobacillus casei Shirota strain bagi kesehatan pencernaan.
Para siswa diajak melihat langsung seluruh rangkaian proses produksi minuman susu fermentasi tersebut dari balik ruang pengamatan ber-dinding kaca. Mereka mengamati setiap tahapan secara detail, mulai dari proses pembuatan botol, pengolahan bahan baku, fermentasi, pengisian minuman secara otomatis, hingga tahap pengemasan dan kontrol kualitas (quality control) yang ketat.
Penerapan standar higienis dan teknologi otomatisasi tingkat tinggi di PT Yakult menjadi perhatian utama para siswa. Seluruh sistem berjalan secara efisien dan memenuhi standar sanitasi yang sangat ketat tanpa sentuhan tangan manusia secara langsung di area steril.
Kepala SMK Syamsul Arifin menyampaikan bahwa kunjungan industri ini merupakan bagian dari kurikulum pembelajaran berbasis lingkungan kerja. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami alur produksi, tetapi juga menyerap budaya kerja industri seperti kedisiplinan, efisiensi, serta pentingnya menjaga standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Sesi kunjungan diakhiri dengan tanya jawab interaktif antara siswa dan pihak manajemen PT Yakult, foto bersama, serta pembagian produk Yakult segar kepada seluruh peserta. Kunjungan ini memberikan pengalaman berharga yang menjadi bekal dan motivasi bagi para siswa SMK Syamsul Arifin sebelum nantinya terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.